Kepala Dinas Dagperinkopukm Kab. Buleleng Dewa Made Sudiarta menghadiri Rapat Koordinasi Satuan Tugas (SATGAS) Penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Buleleng. Rakor dilaksanakan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Kamis (8/1).
Untuk memastikan kelancaran dan efektivitas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, diperlukan koordinasi yang terpadu dan berkesinambungan antar pemangku kepentingan. Satgas Penyelenggaraan Program MBG di Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Buleleng terus memperkuat koordinasi secara lebih intensif, guna menyelaraskan perencanaan, pelaksanaan, serta pengawasan program agar berjalan optimal dan tepat sasaran.
Pertemuan dipimpin oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Buleleng Putu Ariadi Pribadi didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kab. Buleleng dr. Sucipto, S.Ked., M.A.P. Turut hadir Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buleleng, Koordinator dan Wakil Koordinator Wilayah Makanan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Buleleng, perwakilan dari OPD terkait lingkup Pemkab Buleleng serta undangan lainnya.
Sebagai koordinator kebijakan lintas perangkat daerah di bidang pemerintahan dan kesejahteraan rakyat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat berperan mengoordinasikan, mengendalikan, dan memfasilitasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan terpadu, efektif, dan berkelanjutan di Kabupaten Buleleng. Selanjutnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda menyampikan bahwa dari target 60 SPPG di Buleleng, saat ini Buleleng baru memiliki 23 unit yang aktif beroperasi.
Dinas Dagperinkopukm Kab. Buleleng berperan dalam memastikan ketersediaan, kelancaran distribusi, serta stabilitas pasokan bahan pangan yang digunakan dalam Program MBG. Selain itu, juga turut mendorong pemanfaatan produk lokal dan hasil usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi sebagai bagian dari rantai pasok program, sehingga Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menggerakkan perekonomian lokal.
Pada kesempatan ini, Kadis Dewa Made Sudiarta menyampaikan saran agar dapat disampaikan informasi terkait data kebutuhan pasokan bahan baku yang diperlukan oleh masing-masing SPPG. Beliau juga menyampaikan bahwa sudah ada UMKM Buleleng yang menjadi mitra pemasok kebutuhan SPPG dalam program MBG di Kabupaten Buleleng. Pelibatan pelaku usaha dalam program MBG, memberikan dampak nyata bagi perkembangan UMKM, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Melalui sinergi lintas perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait, diharapkan Program Makan Bergizi Gratis dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, percepatan penurunan stunting, serta penguatan ekonomi masyarakat di Kabupaten Buleleng.
#PemkabBuleleng
#BulelengPaten
#KerjaMantap
#KerjaCerdasIklhasTuntas
#DagperinkopUkm
#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa
#BulelengBali