(0362) 32143
disdagperinkopukm@bulelengkab.go.id
Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

Tingkatkan Daya Saing Global, Dinas Dagperinkopukm Kab. Buleleng Ikuti Forum Ekspor Digital

Admin disdagperinkopukm | 05 Mei 2026 | 229 kali

Zoom Meeting Forum Teknis Peningkatan Daya Saing Ekspor melalui E-Commerce yang diselenggarakan oleh Balai Diklat Industri Denpasar bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan RI pada Selasa (5/5). Kegiatan ini turut diikuti oleh perwakilan Bidang Perindustrian Disdagperinkopukm Kabupaten Buleleng, pelaku UMKM serta instansi terkait sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas dan wawasan ekspor berbasis digital.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Diklat Industri Denpasar, Bapak Arga Mahendra, bersama Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan RI, Bapak Ari Satria. Dalam pemaparannya, disampaikan bahwa tren belanja digital Indonesia pada tahun 2024 masih didominasi oleh sektor retail e-commerce dan diproyeksikan terus mengalami pertumbuhan signifikan hingga tahun 2029. Hal ini didukung oleh semakin luasnya penggunaan sistem pembayaran digital seperti QRIS serta inovasi yang terus dikembangkan oleh berbagai platform digital.

Pada sesi selanjutnya, perwakilan dari Shopee Indonesia, Harsi Annisa Destiana, memaparkan program ekspor digital yang memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk menembus pasar global. Melalui fasilitas ini, pelaku usaha cukup mengirimkan produk ke gudang di dalam negeri, sementara proses pengiriman internasional, penerjemahan bahasa, hingga konversi mata uang ditangani secara otomatis oleh sistem. Program ini dinilai sangat membantu UMKM dalam mengatasi kendala teknis ekspor.

Selain itu, pelaku usaha Krisna Pratama Astawa dari Divadi Furniture turut berbagi kisah suksesnya dalam menembus pasar ekspor. Ia menekankan pentingnya memiliki keunggulan produk atau Unique Selling Point (USP), seperti konsep ramah lingkungan (eco-friendly), serta strategi memasarkan produk bernilai tinggi dengan ukuran yang efisien. Dengan memanfaatkan promosi digital yang relatif terjangkau, produknya berhasil menjangkau pasar Eropa.

Sebagai penutup, Rahayu Widyantini dari PPEJP Kementerian Perdagangan RI menyampaikan strategi bagi eksportir pemula, yaitu dengan menyasar negara tujuan yang memiliki persyaratan ekspor relatif lebih mudah atau telah memiliki perjanjian perdagangan bebas (FTA) dengan Indonesia. Hal ini memungkinkan pelaku usaha memperoleh keringanan tarif bea masuk melalui pemanfaatan Surat Keterangan Asal (SKA).

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng semakin siap dan termotivasi untuk memanfaatkan peluang ekspor digital, sehingga mampu meningkatkan daya saing produk lokal di pasar internasional.

#PemkabBuleleng

#BulelengPaten

#KerjaMantap

#KerjaCerdasIklhasTuntas 

#DagperinkopUkm

#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa

#BulelengBali