(0362) 32143
disdagperinkopukm@bulelengkab.go.id
Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

Buleleng Festival 2026 Resmi Dibuka, “Uriping Rasa” Hidupkan Kembali Identitas dan Kreativitas Buleleng

Admin disdagperinkopukm | 18 Agustus 2026 | 168 kali

Singaraja – Buleleng Festival (Bulfest) Tahun 2026 resmi dibuka pada Selasa malam (18/8), mengangkat tema “Uriping Rasa”. Pembukaan diawali dengan penampilan kolaborasi akbar 150 penari yang tersebar di tiga sisi kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja, menghadirkan pertunjukan seni yang memadukan kekuatan tradisi dan kreativitas.

Buleleng Festival 2026 berlangsung selama enam hari, mulai 18 hingga 23 Agustus 2026. Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Gubernur Bali Wayan Koster bersama Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, ditandai dengan penembakan meriam ke langit yang disaksikan oleh jajaran undangan dan masyarakat Buleleng.

Dalam sambutannya, Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menyampaikan bahwa Buleleng Festival tidak sekadar menjadi perhelatan seni dan budaya, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun rasa memiliki terhadap identitas dan kebudayaan Buleleng. Festival ini menjadi ruang bersama untuk menghidupkan kembali ingatan, identitas, kreativitas, serta rasa cinta terhadap kebudayaan Buleleng tempo dulu.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Buleleng Festival 2026. Menurutnya, festival ini menjadi wadah untuk menunjukkan karakter khas kesenian Buleleng yang memiliki pengaruh kuat terhadap perkembangan kesenian Bali.

Buleleng Festival 2026 dirancang sebagai sebuah ekosistem yang mempertemukan seni, budaya, ekonomi kreatif, teknologi, inovasi, dan masyarakat. Beragam kegiatan seni tradisional dan modern digelar di dua zona panggung utama, yakni Zona A di kawasan Tugu Singa Ambara Raja dan Zona C di kawasan Catus Pata Singaraja. Pagelaran seni juga berlangsung di kawasan Kantor BKAD dan DPRD Kabupaten Buleleng.

Selain pertunjukan seni dan budaya, Buleleng Festival 2026 turut memberikan ruang bagi pelaku UMKM. Sebanyak 105 UMKM terlibat dalam festival ini, meliputi sektor kriya, kuliner olahan lokal, fesyen, serta berbagai produk ekonomi kreatif unggulan Buleleng.

Produk UMKM tersebut tersebar di sejumlah lokasi. UMKM Heritage Tempo Dulu bertempat di Halaman Roemah Soenda Ketjil, menghadirkan nuansa nostalgia melalui kuliner dan produk yang membawa pengunjung kembali pada cerita Singaraja tempo dulu.

Sementara itu, Gedung Wanita Laksmigraha dan Galeri Singa Ambara Raja menjadi etalase produk UMKM, kriya, serta kerajinan tangan. Adapun UMKM Modern Creative & Budaya Berkelanjutan berada di halaman Gedung DPRD Buleleng, sepanjang Jalan Veteran, serta Halaman Sasaran Budaya, dengan menghadirkan karya kreatif dan produk inovatif yang memadukan semangat modern dengan kekayaan budaya lokal.

Dalam pelaksanaan Buleleng Festival 2026, Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DagperinkopUKM) Kabupaten Buleleng, Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si., bersama seluruh jajaran turut hadir dalam pembukaan festival. Beliau juga telah memastikan kesiapan para pelaku UMKM yang terlibat, sehingga produk-produk unggulan Buleleng dapat tampil optimal sekaligus memberikan pengalaman berbelanja dan menikmati karya lokal bagi masyarakat maupun pengunjung festival.

Melalui Buleleng Festival 2026, semangat “Uriping Rasa” diharapkan tidak hanya menghidupkan kembali ingatan dan rasa terhadap budaya Buleleng, tetapi juga mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif dan UMKM lokal agar semakin dikenal, berkembang, dan naik kelas.

#BulelengFestival2026

#PemkabBuleleng

#UMKMBuleleng

#BulelengPaten

#Disdagperinkopukm