"Dagperinkop UKM Bersama PLUT Matangkan Konsep Buleleng Digital Expo untuk Dukung Transformasi UMKM"
Pada Kamis, 6 Agustus 2026, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Buleleng menghadiri Rapat Koordinasi Persiapan Teknis Buleleng Digital Expo (BDE) dalam rangka Buleleng Festival 2026 yang diselenggarakan di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng.
Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian Dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng serta dihadiri oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, Koordinator Tim Creative Buleleng Festival 2026, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, yaitu Inspektorat Daerah, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Dagperinkop UKM), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Energi dan Sumber Daya Mineral (Disnakertrans ESDM), Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (DAPD), Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Buleleng, serta perwakilan Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), SMK, dan SLB di Kabupaten Buleleng.
Rapat koordinasi dilaksanakan untuk memantapkan kesiapan teknis seluruh peserta dalam penyelenggaraan Buleleng Digital Expo, sekaligus menyamakan persepsi terkait konsep, materi pameran, serta pembagian peran masing-masing instansi dan mitra yang terlibat. Dalam kesempatan tersebut, setiap peserta diminta memaparkan konsep dan materi yang akan ditampilkan selama pelaksanaan BDE.
PLUT KUMKM Kabupaten Buleleng memaparkan konsep pelayanan yang mengintegrasikan promosi produk dan pendampingan usaha bagi pelaku UMKM. Konsep tersebut mendapat persetujuan untuk menghadirkan display produk UMKM unggulan, demonstrasi platform Buleleng Mall milik Koperasi Wiraraja sebagai media pemasaran digital, serta layanan Klinik Pendampingan UMKM yang akan berlangsung secara langsung selama kegiatan.
Selain itu, disepakati pembagian tema layanan pendampingan pada setiap hari pelaksanaan Buleleng Digital Expo, yang meliputi layanan foto produk dan penyusunan company profile, pendampingan perizinan usaha, pemasaran digital dan e-katalog, penyusunan laporan keuangan sederhana dan desain kemasan, podcast UMKM, hingga pendampingan penyusunan business plan serta fasilitasi kerja sama dengan ritel modern. Pembagian tema tersebut diharapkan mampu memberikan layanan yang lebih fokus, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM.
Koordinator Tim Creative Buleleng Festival 2026 juga menyampaikan arahan terkait konsep booth yang akan mengusung tema "Tempoe Doeloe", dengan pembagian area menjadi Zona Display Produk, Zona Klinik Konsultasi, serta Mini Studio Foto dan Podcast. Konsep ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang menarik bagi pengunjung sekaligus memberikan ruang pelayanan yang terintegrasi bagi pelaku UMKM.
Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh perangkat daerah, perguruan tinggi, dan sekolah mitra memiliki pemahaman yang sama mengenai pembagian tugas, konsep pameran, dan teknis pelaksanaan kegiatan. Dengan sinergi yang terbangun, penyelenggaraan Buleleng Digital Expo pada Buleleng Festival 2026 diharapkan dapat berlangsung dengan lancar, inovatif, serta menjadi wadah yang efektif dalam mendukung transformasi digital, promosi produk lokal, dan pengembangan kapasitas UMKM di Kabupaten Buleleng.
#PemkabBuleleng
#BulelengPaten
#KerjaMantap
#KerjaCerdasIklhasTuntas
#DagperinkopUKM
#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa
#BulelengBali