(0362) 32143
disdagperinkopukm@bulelengkab.go.id
Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Fokus pada Stabilitas Harga Dan Ketersediaan Pangan

Admin disdagperinkopukm | 19 Oktober 2026 | 98 kali

"Rakor Pengendalian Inflasi 2026, Fokus pada Stabilitas Harga Dan Ketersediaan Pangan"

Singaraja, 19 Oktober 2026 - Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Dinas Dagperinkopukm Kab. Buleleng mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring, menindaklanjuti Radiogram Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 500.2.3/8317/SJ tanggal 17 Oktober 2026. Rakor dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, dengan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Perum Bulog, Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional, Kementerian Perdagangan, Kepolisian Republik Indonesia, serta instansi terkait lainnya.

Dalam pemaparannya, BPS mencatat inflasi year-to-date (y-to-d) September 2026 sebesar 2,17%, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama dalam tiga tahun terakhir. Menjelang akhir tahun, kewaspadaan terhadap potensi kenaikan inflasi perlu ditingkatkan, terutama pada komoditas cabai merah, cabai rawit, beras, dan minyak goreng. Sementara itu, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Provinsi Bali pada minggu ketiga Oktober 2026 mengalami kenaikan sebesar 1,55%, yang dipengaruhi oleh kenaikan harga cabai merah, cabai rawit, dan gula pasir.

Sebagai upaya menjaga stabilitas harga pangan, Kementerian Pertanian melaksanakan program “Aksi Cabai Harga Terjangkau” di 10 provinsi dan 24 kabupaten lokasi champion. Perum Bulog juga menyampaikan bahwa realisasi penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) per 23 September 2026 telah mencapai 100%. Selain itu, Bulog akan menggelar bazar atau pasar murah dalam rangka Hari Pangan Dunia pada 21 Oktober 2026 di sekitar 576 titik SP2KP di seluruh Indonesia, dengan menyediakan beras, Minyakita, gula, telur, dan daging ayam.

Kementerian Perdagangan turut mendorong penguatan distribusi Minyakita melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu pengecer, melalui PT Agrinas Pangan Nusantara. Selain itu, kerja sama perdagangan antardaerah perlu diperkuat untuk menyeimbangkan pasokan dan kebutuhan komoditas, mengurangi disparitas harga, memperluas akses pasar, serta menjaga stabilitas harga bahan pokok.

Melalui rakor ini, pemerintah daerah diharapkan semakin memperkuat koordinasi dan sinergi dalam memantau perkembangan harga, menjaga ketersediaan pasokan, serta mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian inflasi. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok dan daya beli masyarakat, khususnya menjelang akhir tahun 2026.

#PemkabBuleleng
#BulelengPaten
#KerjaMantap
#KerjaCerdasIklhasTuntas
#DagperinkopUkm
#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa
#BulelengBali