(0362) 32143
disdagperinkopukm@bulelengkab.go.id
Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

Buleleng Ikuti FEKDI X IFS Dan Rakornas P2DD 2026, Dorong Ekonomi Digital Dan Inflasi Terkendali

Admin disdagperinkopukm | 24 September 2026 | 195 kali

"Buleleng Ikuti FEKDI X IFS Dan Rakornas P2DD 2026, Dorong Ekonomi Digital Dan Inflasi Terkendali"

Singaraja, 24 September 2026 - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat sinergi dalam pengendalian inflasi dan percepatan digitalisasi daerah. Hal tersebut ditunjukkan dengan keikutsertaan Kepala Dinas Dagperinkopukm Kabupaten Buleleng Dewa Made Sudiarta, didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) X Indonesia Fintech Summit and Expo (IFS) 2026 serta Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Inflasi dan Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD) Tahun 2026 secara daring, dari Ruang Rapat Kantor Bupati Buleleng.

Hadir dalam kegiatan ini Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Buleleng, Inspektorat Daerah Kab. Buleleng, BPS Kab. Buleleng, Perum Bulog Propinsi Bali Cabang Tangguwisia, Bappeda Kab. Buleleng, Badan Keuangan Dan Aset Daerah Kab. Buleleng, Badan Pendapatan Daerah Kab. Buleleng, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan Kab. Buleleng, Dinas Perhubungan Kab. Buleleng, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan Dan Pelindungan Anak Kab. Buleleng, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kab. Buleleng, Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Kab. Buleleng, Perumda Pasar Argha Nayottama Kab. Buleleng, Perumda Swatantra Kab. Buleleng, Bagian Prokom Setda Kab. Buleleng, Bagian Perekonomian dan Pembangunan Setda Kab. Buleleng.

Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi pusat dan daerah dalam mendorong transformasi ekonomi dan keuangan digital. Digitalisasi diarahkan untuk memperluas akses layanan keuangan, meningkatkan efisiensi transaksi dan pelayanan publik, serta mendukung kemudahan perizinan dan investasi di daerah.

Dalam Rakornas, pemerintah pusat menekankan pentingnya pengendalian inflasi melalui pemantauan harga secara rutin, menjaga ketersediaan komoditas strategis, serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Perhatian juga diberikan terhadap sejumlah komoditas, termasuk cabai, dengan mendorong gerakan menanam yang melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, PKK dan masyarakat.

Melalui forum tersebut, Pemkab Buleleng terus mendorong pemanfaatan teknologi digital sekaligus memperkuat langkah pengendalian harga dan ketersediaan pangan. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu mendukung pelayanan publik yang semakin efektif, aktivitas ekonomi yang inklusif, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan.

#PemkabBuleleng
#BulelengBerbangga
#KerjaMantap
#KerjaCerdasIklhasTuntas
#DagperinkopUkm
#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa
#BulelengBali