(0362) 32143
disdagperinkopukm@bulelengkab.go.id
Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

UMKM Mobile Clinic Dorong Pelaku Usaha di Kec. Banjar Naik Kelas melalui Pendampingan Berkelanjutan

Admin disdagperinkopukm | 12 Mei 2026 | 267 kali

Dinas Dagperinkopukm Kab. Buleleng melalui Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro bersama PLUT KUMKM Kabupaten Buleleng melaksanakan kegiatan UMKM Mobile Clinic di Kecamatan Banjar pada Selasa, 12 Mei 2026. Kegiatan yang merupakan rangkaian dari program Buleleng Entrepreneur Academy Tahun 2026 ini dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Perbekel Desa Gesing, Kecamatan Banjar.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas DagperinkopUKM Kabupaten Buleleng Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si., perwakilan Camat Banjar yaitu Komang Sariani selaku Kasi Pembangunan, Perbekel Desa Gesing, Ketua Asosiasi Singaratna, pelaku UMKM Kecamatan Banjar, serta anggota Asosiasi Singaratna.

Dalam sambutannya, Perbekel Desa Gesing menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan narasumber yang hadir di Desa Gesing. Ia menjelaskan bahwa Desa Gesing merupakan desa yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan. Salah satu komoditas unggulan desa adalah kopi yang memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan sebagai produk unggulan dan sumber peningkatan ekonomi masyarakat. Beliau juga berharap kegiatan UMKM Mobile Clinic dapat menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi para pelaku usaha untuk terus mengembangkan usahanya sehingga mampu menciptakan UMKM yang mandiri, produktif, dan berdaya saing.

Sementara itu, Komang Sariani selaku perwakilan Camat Banjar menyampaikan bahwa pelaku UMKM di Kecamatan Banjar masih menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan usahanya, mulai dari permodalan, pemasaran, hingga pengembangan produk. Oleh karena itu, melalui kegiatan UMKM Mobile Clinic ini diharapkan para pelaku usaha dapat memperoleh solusi, pendampingan, serta arahan yang tepat dalam mengatasi berbagai kendala usaha yang dihadapi.

Ketua Asosiasi Singaratna dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat bermanfaat bagi pelaku UMKM. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan serius agar memperoleh wawasan dan manfaat yang optimal untuk pengembangan usaha masing-masing.

Selanjutnya, Kepala Dinas Dagperinkopukm Kab. Buleleng, Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si., dalam arahannya sekaligus membuka kegiatan menyampaikan bahwa program UMKM Mobile Clinic merupakan langkah strategis pemerintah daerah dalam mendorong UMKM agar mampu naik kelas dan berkembang secara berkelanjutan.

Beliau menegaskan pentingnya keterbukaan para pelaku usaha dalam menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi sehingga dapat diberikan solusi dan pendampingan yang tepat sasaran. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah konsultasi usaha, tetapi juga sarana membangun semangat kolaborasi dan penguatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu tumbuh, berkembang, dan maju bersama.

Pada sesi diskusi yang berlangsung interaktif, sejumlah pelaku usaha menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi dalam menjalankan usaha, di antaranya terkait permodalan kelompok usaha, pemasaran produk, serta pengembangan kemasan produk. Para peserta tampak antusias berdiskusi dan menggali informasi terkait strategi pengembangan usaha yang dapat diterapkan.

Menanggapi berbagai permasalahan tersebut, narasumber dan pendamping memberikan sejumlah solusi dan arahan, mulai dari akses permodalan yang saat ini semakin terbuka bagi kelompok usaha yang memenuhi persyaratan, hingga pentingnya penguatan branding produk melalui peningkatan kualitas visual dan kemasan produk.Selain itu, para pelaku usaha juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya menentukan keunikan produk, membangun story telling produk, memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen sebagai upaya memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya perbaikan kemasan dan label produk serta pemenuhan legalitas dan perizinan usaha guna meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk UMKM. Pendamping Kemasan PLUT KUMKM Kabupaten Buleleng turut menjelaskan bahwa pelaku usaha dapat memanfaatkan layanan pendampingan kemasan secara gratis untuk meningkatkan kualitas produk, baik dari aspek estetika maupun kelengkapan informasi produk.

Melalui kegiatan UMKM Mobile Clinic ini diharapkan pelaku usaha di Kecamatan Banjar mampu meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas jaringan pemasaran, serta memiliki daya saing yang lebih kuat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian daerah.

#PemkabBuleleng

#BulelengPaten

#KerjaMantap

#KerjaCerdasIklhasTuntas 

#DagperinkopUkm

#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa

#BulelengBali