Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas DagperinkopUKM Kabupaten Buleleng melaksanakan pelatihan kewirausahaan dengan tema “Kreasi Olahan Pangan dari Buah Lokal: Produksi Donat Labu dan Es Pisang Ijo” pada Kamis (30/4). Kegiatan ini merupakan salah satu upaya strategis pemerintah daerah dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya melalui pengembangan potensi usaha berbasis pangan lokal yang bernilai tambah.
Pelatihan ini diikuti oleh 31 orang peserta yang berasal dari kalangan pelaku UMKM dan masyarakat kategori berpenghasilan rendah di Kabupaten Buleleng. Peserta dipilih berdasarkan basis data DTSEN ( Data Tunggal Sosial & Ekonomi Nasional). Melalui pelatihan ini, pemerintah berharap dapat membuka peluang usaha baru sekaligus meningkatkan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Kegiatan dibuka oleh Kepala Dinas DagperinkopUKM Kabupaten Buleleng, Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa berbagai program telah diupayakan pemerintah untuk membuka peluang usaha baru, salah satunya melalui penguatan sektor UMKM.
Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang dapat langsung diterapkan oleh peserta. “Para peserta diharapkan mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan ini untuk menambah wawasan, meningkatkan keterampilan, serta menumbuhkan keberanian untuk berinovasi dan memulai usaha,” jelasnya.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber Ibu Dwi Mulyati selaku owner Rumah Roti, didampingi oleh Cahyadhi Dwi Prasetyo sebagai asisten cook. Rumah Roti merupakan usaha bakery yang memproduksi aneka roti serta kue kering dan basah, serta aktif mendukung program lokal, termasuk dalam penyediaan kebutuhan pangan. Selain itu, Rumah Roti juga terlibat dalam pembinaan dan inkubasi bisnis UMKM, termasuk dalam penyediaan produk makanan untuk kebutuhan dapur MBG.
Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi teori, tetapi juga praktik langsung pembuatan Donat Labu dan Es Pisang Ijo. Dengan metode pembelajaran yang aplikatif ini, diharapkan peserta mampu memahami proses produksi secara menyeluruh dan siap mengimplementasikannya sebagai peluang usaha yang menjanjikan di masa depan.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kompetensi kewirausahaan masyarakat, mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi, serta menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk menumbuhkan jiwa mandiri, memperluas lapangan kerja di Kabupaten Buleleng.
#PemkabBuleleng
#BulelengPaten
#KerjaMantap
#KerjaCerdasIklhasTuntas
#DagperinkopUkm
#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa
#BulelengBali