Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (DagperinkopUKM) Kabupaten Buleleng, Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si., menghadiri pembukaan Lovina Festival Tahun 2026 yang digelar di kawasan Pantai Tasik Madu, Lovina, Kecamatan Banjar, Jumat (24/7).
Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, secara resmi membuka Lovina Festival Tahun 2026 ini. Mengusung tema “Theatre of Dolphins”, festival ini berlangsung selama lima hari, mulai 24 hingga 28 Juli 2026, menjadi ajang promosi pariwisata sekaligus wadah pelestarian budaya, penguatan ekonomi kreatif, dan pemberdayaan potensi lokal Kabupaten Buleleng.
Acara pembukaan dihadiri oleh Gubernur Bali yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi, Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buleleng, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Buleleng, para pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buleleng, serta undangan lainnya.
Mewakili Gubernur Bali, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bali menyampaikan bahwa Lovina Festival 2026 dirancang sebagai etalase pariwisata Bali Utara dengan konsep yang lebih terarah dan berkelanjutan. Festival ini menargetkan sebanyak 25.000 kunjungan wisatawan selama lima hari penyelenggaraan, dengan melibatkan lebih dari 250 pengisi acara, 75 pelaku UMKM, serta didukung oleh 434 komunitas yang bergerak di bidang seni, olahraga, lingkungan, dan industri kreatif. Melalui kolaborasi tersebut, Lovina Festival diharapkan mampu memperkuat citra Bali Utara sebagai destinasi wisata unggulan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Selanjutnya, dalam sambutannya, Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga penyelenggaraan Lovina Festival Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik. Menurutnya, keberhasilan festival ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah, pelaku usaha pariwisata, komunitas, pelaku UMKM, seniman, dan masyarakat.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Lovina Festival bukan sekadar agenda tahunan, melainkan telah menjadi panggung kebanggaan Kabupaten Buleleng dalam menampilkan kekayaan budaya, kreativitas masyarakat, serta potensi pariwisata Bali Utara kepada khalayak yang lebih luas. Melalui penyelenggaraan festival ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan perekonomian masyarakat, serta memperkuat posisi Buleleng sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Bali.
Pembukaan Lovina Festival Tahun 2026 ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional ceng-ceng oleh para pejabat undangan, yang dilanjutkan dengan pertunjukan kembang api sebagai simbol dimulainya rangkaian festival. Melalui penyelenggaraan Lovina Festival Tahun 2026, diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata, mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buleleng melalui pemberdayaan UMKM, ekonomi kreatif, dan potensi lokal.
#LovinaFestival2026
#TheatreOfDolphins
#PemkabBuleleng
#BulelengPaten
#Disdagperinkopukm
#BulelengBali