Pengawas Perdagangan Ahli Muda Ketut Sri Kertya Dewi, SE meghadiri Rapat Koordinasi dan Analisis Evaluasi (Rakor Anev) Mingguan Satgas Saber yang dilaksanakan pada Kamis, 12 Maret 2026, bertempat di Ruang Rapat Satreskrim Polres Buleleng.
Dalam rapat tersebut disampaikan hasil Rakor Anev Minggu ke-V periode 5–11 Maret 2026, khususnya terkait dampak keberadaan Satuan Tugas (Satgas) Saber Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan terhadap stabilitas harga komoditas pangan di pasaran. Selama periode 5 Februari hingga 11 Maret 2026, keberadaan Satgas Saber dinilai memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pengendalian harga pangan. Berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan, kegiatan pengawasan yang dilaksanakan oleh Satgas secara umum mampu menekan harga beberapa komoditas pangan di pasaran.
Pada pemantauan minggu ke-V periode 5–11 Maret 2026, tercatat beberapa komoditas mengalami penurunan harga meskipun sebagian masih berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) atau Harga Acuan Pemerintah (HAP). Komoditas tersebut antara lain beras medium zona II dan III, bawang merah, bawang putih asal Indonesia Timur dan wilayah 3TP, gula konsumsi, telur ayam, serta daging ayam ras. Di sisi lain, masih terdapat beberapa komoditas yang perlu mendapatkan perhatian karena mengalami kenaikan harga dan tetap berada di atas HET atau HAP, yaitu beras premium zona II dan III, Minyakita, cabai rawit merah, daging sapi, serta daging kerbau beku. Selain itu, terdapat komoditas yang juga mengalami kenaikan harga namun masih berada di bawah HET atau HAP, yaitu cabai merah keriting.
Selama lima minggu pelaksanaan kegiatan, Satgas Saber juga telah melakukan berbagai langkah pengawasan dan penegakan. Tindakan tersebut meliputi :
* Penerbitan 705 surat teguran,
* 1.494 kegiatan koordinasi pengisian stok kosong,
* 36 kegiatan pengambilan uji sampel laboratorium,
* 2 rekomendasi pencabutan izin usaha,
* 4 rekomendasi pencabutan izin edar, serta
* 6 perkara yang telah diproses melalui penegakan hukum.
Langkah-langkah tersebut dinilai mampu menekan potensi pelanggaran di bidang harga, keamanan, dan mutu pangan, khususnya dalam menghadapi periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) seperti Ramadan, Nyepi, dan Idulfitri.
Selain kegiatan pengawasan di lapangan, keberadaan hotline pengaduan Satgas juga memberikan manfaat bagi masyarakat. Hingga periode tersebut tercatat terdapat 11 pengaduan dan saran dari masyarakat terkait permasalahan komoditas pangan. Hal ini menunjukkan bahwa mekanisme pengaduan publik dapat menjadi sarana yang efektif dalam menampung aspirasi serta permasalahan masyarakat terkait ketersediaan dan stabilitas harga pangan.
#PemkabBuleleng
#BulelengPaten
#KerjaMantap
#KerjaCerdasIklhasTuntas
#DagperinkopUkm
#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa
#BulelengBali