"Buleleng Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Stabilitas Pangan Jadi Prioritas"
Singaraja, 5 Oktober 2026 - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat langkah pengendalian inflasi daerah. Kepala Dinas DagperinkopUKM Kabupaten Buleleng Dewa Made Sudiarta didampingi Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Made Mira Tri Yulia Ida Justisiana mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting dari Gedung Buleleng Command Centre (BCC) Dinas Kominfosanti Buleleng.
Rakor yang dipimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri RI tersebut membahas perkembangan inflasi nasional, kenaikan harga BBM dan tarif angkutan udara, serta dukungan pemerintah daerah terhadap inspeksi dan penilaian kesesuaian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program MBG. Sejumlah komoditas pangan seperti beras, cabai merah, cabai rawit, daging ayam ras dan telur menjadi perhatian utama karena berpotensi mendorong inflasi.
Berdasarkan data BPS, inflasi nasional September 2026 tercatat 3,28 persen (yoy), sementara inflasi Bali mencapai 3,79 persen (yoy). Pemerintah daerah dan TPID diminta memperkuat pemantauan harga, memastikan ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan, mengoptimalkan Gerakan Pangan Murah (GPM), memperkuat kerja sama antardaerah (KAD), serta berkoordinasi dengan Bulog dan stakeholder terkait.
Melalui rakor ini, Pemkab Buleleng berkomitmen mengambil langkah antisipatif dan konkret dalam menjaga stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, khususnya menghadapi potensi dampak El Niño dan gangguan distribusi pangan menjelang akhir tahun.
#PemkabBuleleng
#BulelengPaten
#KerjaMantap
#KerjaCerdaslklhasTuntas
#DagperinkopUKM
#KitaHebatHebatHebatLuarBiasa