(0362) 32143
disdagperinkopukm@bulelengkab.go.id
Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah

UMKM Mobile Clinic Goes To Kecamatan Buleleng, Dorong UMKM “KEREN” dan Naik Kelas

Admin disdagperinkopukm | 23 April 2026 | 390 kali

"UMKM Mobile Clinic Goes To Kecamatan Buleleng, Dorong UMKM “KEREN” dan Naik Kelas"

Pemerintah Kabupaten Buleleng terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui Bidang Pemberdayaan Usaha Mikro dan layanan PLUT KUMKM, kegiatan Mobile Clinic kembali digelar dengan mengusung tema “UMKM KEREN dan Berkelas”, bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Buleleng, Kamis (23/4). 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Buleleng Entrepreneur Academy Tahun 2026. Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Dagperinkopukm Kabupaten Buleleng, Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si., dan dihadiri oleh Camat Buleleng, perwakilan BPJS Ketenagakerjaan, Wirausaha Muda Singaraja, serta puluhan pelaku UMKM di wilayah Kecamatan Buleleng.

Dalam sambutannya, Camat Buleleng, Putu Gopi Suparnaca, menyampaikan apresiasi terhadap kualitas produk UMKM yang dinilai sudah semakin baik dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan ke pasar yang lebih luas. Ia juga mengungkapkan rencana pihak kecamatan untuk menghadirkan Pojok UMKM sebagai etalase produk unggulan, sehingga dapat meningkatkan visibilitas sekaligus daya tarik produk lokal di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Dinas Dagperinkopukm Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta, menegaskan bahwa kegiatan Mobile Clinic merupakan langkah strategis dalam memperluas akses pasar bagi UMKM, termasuk memfasilitasi produk agar dapat masuk ke ritel lokal. Ia juga memperkenalkan konsep UMKM “KEREN” yang merupakan akronim dari Kreatif, Efektif, Responsif, Efisien, dan Naik Kelas sebagai arah pengembangan usaha ke depan. Pada kegiatan ini tercatat sebanyak 31 pelaku UMKM turut berpartisipasi.

Dukungan terhadap penguatan UMKM juga datang dari BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan sosialisasi terkait pentingnya perlindungan usaha melalui program jaminan sosial, seperti Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, dan Jaminan Hari Tua. Program ini dinilai penting dalam memberikan rasa aman bagi pelaku usaha dalam menjalankan aktivitasnya.

Pendamping PLUT KUMKM juga mengingatkan para pelaku usaha untuk memanfaatkan layanan desain kemasan gratis sebagai upaya meningkatkan kualitas produk, baik dari sisi estetika maupun kejelasan informasi bagi konsumen. Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat daya saing produk di pasar.

Dalam sesi diskusi interaktif, berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM turut mengemuka, mulai dari pemasaran, kemasan, distribusi, kenaikan harga bahan baku, hingga keterbatasan tenaga kerja. Menanggapi hal tersebut, tim memberikan sejumlah solusi konkret, di antaranya penguatan branding melalui desain visual yang menarik, penentuan keunikan produk, pembangunan storytelling, optimalisasi media sosial, serta peningkatan kualitas layanan kepada konsumen. Pelaku usaha juga didorong untuk memperbaiki kemasan dan label produk, melengkapi perizinan usaha, serta melakukan perhitungan biaya produksi secara lebih tepat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM di Kabupaten Buleleng semakin termotivasi untuk terus berkembang, mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan, serta meningkatkan kualitas usahanya agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.

sumber: https://disdagperinkopukm.bulelengkab.go.id