"Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali ke-IV di Kabupaten Buleleng Dorong UMKM dan Semangat Berbagi Menjelang Galungan"
Pasar Rakyat PKK Provinsi Bali ke-IV Tahun 2026 bertajuk “Bali Berbelanja dan Berbagi” kembali hadir sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus sarana memperkuat kepedulian sosial menjelang Hari Raya Galungan. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Bali ini berlangsung di Lapangan Taman Kota Ngurah Rai, Singaraja, Jumat (5/6), dengan melibatkan ratusan pelaku usaha lokal dari berbagai sektor unggulan.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris I TP PKK Provinsi Bali, Ny. Seniasih Giri Prasta, bersama jajaran perangkat daerah Provinsi Bali dan para Ketua TP PKK kabupaten/kota se-Bali. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong dan kolaborasi seluruh TP PKK kabupaten/kota yang telah berpartisipasi dalam kegiatan ini. Pasar Rakyat tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi ekonomi, tetapi juga sarana untuk melestarikan kekayaan kuliner dan produk khas daerah yang menjadi identitas serta kebanggaan masyarakat Bali.
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada TP PKK Provinsi Bali atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Buleleng sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan. Menurutnya, Pasar Rakyat menjadi momentum strategis bagi para pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk unggulannya kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus memperkuat sektor UMKM sebagai penggerak ekonomi daerah.
Tahun ini, Pasar Rakyat melibatkan sebanyak 123 pelaku usaha yang terdiri dari 38 pelaku usaha sektor pertanian, 32 pelaku usaha kuliner, 30 pelaku usaha olahan pangan, dan 23 pelaku usaha industri kerajinan menengah. Berbagai produk unggulan Kabupaten Buleleng dipamerkan dan dipasarkan, mulai dari hasil pertanian seperti anggur dan jambu kristal, produk perikanan berupa bandeng tanpa duri dan lele, hingga aneka olahan pangan khas daerah berbahan sorgum, daun kelor, dodol Julah, dan urutan asap Tajun. Selain produk unggulan, beragam kuliner tradisional khas Buleleng juga menjadi magnet bagi para pengunjung. Hidangan seperti belayag, siobak, sate kakul, sudang lepet, dan jukut undis.
Tingginya antusiasme masyarakat tercermin dari capaian nilai transaksi yang hingga siang hari mencapai Rp716.937.000. Angka tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap produk lokal sekaligus menjadi indikator positif bagi pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kabupaten Buleleng. Keberhasilan ini semakin menegaskan bahwa produk-produk lokal memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, kegiatan ini juga menghadirkan aksi sosial melalui penyaluran 100 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan yang merupakan hasil kolaborasi TP PKK Provinsi Bali bersama TP PKK kabupaten/kota se-Bali tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat menjelang Hari Raya Galungan serta memperkuat nilai kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
sumber: https://disdagperinkopukm.bulelengkab.go.id