Persediaan Produk Masker di Buleleng Terkait Isu Virus Corona (4/3)

  • Admin Disdagperin
  • 04 Maret 2020
  • Dibaca: 309 Pengunjung

       Permintaan berbagai macam produk masker di pasaran mulai meningkat. Hal ini terkait isu virus corona, menyebabkan harga masker ikut meningkat. Mengantisipasi hal tersebut hari ini, Rabu (3/4) Kepala Dinas Dagperinkopukm Kabupaten Buleleng bersama Kasi Pengawasan Bidang Sarana dan Tertib Niaga melaksanakan pemantauan dengan sasaran apotek dan toko modern yang ada di Kabupaten Buleleng.

       Merebaknya isu virus corona menyebabkan masker menjadi produk langka. Tingginya permintaan konsumen dan tidak adanya suplay dari distributor mengakibatkan terbatasnya persediaan masker di beberapa apotek dan toko modern. Harga masker yang sebelumnya Rp. 20.000,00 per kotak sekarang bisa mencapai Rp. 290.000,00 per kotak.

       Dari hasil pemantauan tidak ditemukan adanya indikasi penimbunan stok produk masker, hal ini karena memang terbatasnya persediaan stok masker dari distributor. Salah satu sumber dari salah satu apotek di Buleleng menyebutkan bahwa pihaknya telah membatasi konsumen dalam membeli masker. Setiap 1 orang pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal 3 pcs masker sesuai kebutuhan.

       Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Dagperinkopukm Kabupaten Buleleng menghimbau kepada masyarakat agar tidak panik dalam menyikapi kenaikan harga masker. Membeli masker dengan cara memborong dapat menyebabkan kelangkaan masker di pasaran. Kemudian dihimbau pula kepada apotek-apotek dan pertokoan-pertokoan yang ada di Buleleng agar tidak menimbun stok masker dan menekan harga  jual masker hingga mendekati harga normal.

Share Post :